🧪 1. Semua bakteri berbahaya bagi manusia
❌ Mitos
Tidak semua bakteri berbahaya. Ada bakteri baik yang justru bermanfaat, salah satunya adalah bakteri pengurai yang membantu membersihkan limbah.
🧪 2. Bakteri pengurai dapat bekerja tanpa bantuan manusia
✅ Fakta
Secara alami, bakteri pengurai memang sudah ada di lingkungan. Namun, dalam sistem pengolahan limbah modern, bakteri ini dikembangkan agar lebih efektif bekerja.
🧪 3. Penggunaan bakteri pengurai lebih ramah lingkungan dibanding bahan kimia
✅ Fakta
Bakteri pengurai memanfaatkan proses alami (biodegradasi) sehingga tidak menimbulkan pencemaran tambahan, berbeda dengan bahan kimia tertentu yang bisa merusak ekosistem.
🧪 4. Air limbah bisa langsung dibersihkan hanya dengan menambahkan bakteri
❌ Mitos
Bakteri memang membantu proses penguraian, tetapi tetap memerlukan sistem pengolahan yang tepat agar hasilnya optimal dan aman digunakan kembali.
🧪 5. Bakteri pengurai hanya bekerja di lingkungan tanpa oksigen
❌ Mitos
Ada dua jenis bakteri pengurai: aerob (membutuhkan oksigen) dan anaerob (bekerja tanpa oksigen). Keduanya sama-sama penting dalam proses pengolahan limbah.
🧪 6. Air limbah rumah tangga tidak memerlukan peran bakteri pengurai
❌ Mitos
Justru air limbah rumah tangga kaya akan zat organik seperti sisa makanan, sabun, dan kotoran. Semua itu bisa diuraikan oleh bakteri agar tidak mencemari sungai atau tanah.